Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), isu inklusivitas semakin menjadi perhatian penting. Tidak cukup bagi AI untuk sekadar canggih—AI juga harus mampu menjangkau semua kelompok pengguna, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik, sensorik, kognitif, maupun kondisi sosial tertentu. Hal inilah yang menjadi fokus utama dalam Nongkrong Kolaborasa edisi ke-37.
Webinar dengan tema “Kalau Mau Inklusif, AI Harus Mulai dari Mana?” ini menjadi ruang diskusi terbuka bagi siapa pun yang ingin memahami lebih dalam bagaimana AI dapat dikembangkan dan digunakan secara lebih adil, ramah, dan berpihak pada keberagaman manusia.
Menyoal Inklusivitas dalam Dunia AI
Pengembangan AI sering dianggap netral dan berbasis data semata. Padahal, tanpa kesadaran tentang inclusivity, teknologi justru berpotensi memperlebar kesenjangan. Aspek desain, aksesibilitas, dan representasi menjadi tantangan besar yang harus dihadapi para pengembang, peneliti, hingga pembuat kebijakan.
Melalui webinar ini, para peserta diajak menggali pertanyaan krusial:
- Bagaimana cara memastikan AI memahami keragaman pengguna?
- Dari mana memulai jika ingin menciptakan AI yang benar-benar inklusif?
- Apa peran komunitas, lembaga, dan edukasi dalam membangun AI yang berkeadilan?
Diskusi ini relevan bukan hanya bagi profesional teknologi, tetapi juga pendidik, mahasiswa, aktivis, dan masyarakat umum yang tertarik pada masa depan teknologi yang humanis.
Platform Diskusi: Akses Mudah via Zoom
Acara Nongkrong Kolaborasa #37 akan dilaksanakan secara daring melalui Zoom, sehingga peserta dari berbagai daerah dapat bergabung tanpa batasan geografis. Akses webinar dapat diikuti melalui tautan berikut:
Format pertemuan daring ini memungkinkan interaksi langsung, sesi tanya jawab, serta diskusi yang lebih cair—sesuai dengan semangat “nongkrong” khas program ini.
Waktu Pelaksanaan
🗓 Jumat, 27 Februari 2026
⏰ 15.30–17.00 WIB
Dengan durasi 90 menit, acara ini dirancang padat namun tetap komunikatif, membuka peluang bagi peserta untuk memahami konsep dasar sekaligus implikasi nyata dari AI inklusif.
