hampers

10 Ide Jualan Non-Makanan di Bulan Ramadan yang Tetap Dicari Konsumen

Halo, Sahabat Wirausaha!

Ramadan kerap diasosiasikan dengan lonjakan penjualan makanan dan minuman. Takjil, kue kering, hingga katering sahur hampir selalu mendominasi pembicaraan soal peluang usaha. Akibatnya, pelaku usaha non-makanan sering merasa berada di posisi pinggir—seolah Ramadan bukan momen penting bagi bisnis mereka.

Kelontong

Padahal, selama Ramadan, pola konsumsi masyarakat tidak berhenti di urusan makan. Aktivitas ibadah meningkat, waktu di rumah bertambah, interaksi sosial menguat, dan persiapan menuju Lebaran dimulai lebih awal. Perubahan-perubahan inilah yang memunculkan kebutuhan non-makanan secara nyata dan berulang. Jika dibaca dengan jeli, Ramadan justru membuka ruang peluang yang stabil bagi pelaku usaha di luar sektor kuliner.

Berikut sepuluh ide jualan non-makanan di bulan Ramadan yang tetap dicari konsumen, beserta alasan di balik relevansinya.

1. Perlengkapan Ibadah

Selama Ramadan, ibadah menjadi pusat aktivitas harian. Kebutuhan akan sajadah, mukena, sarung, dan tasbih meningkat, baik untuk pemakaian pribadi maupun sebagai hadiah. Banyak konsumen memilih perlengkapan ibadah sebagai bingkisan karena nilainya personal dan fungsional.

2. Busana Muslim dan  Pakaian Nyaman di Rumah

Ramadan mengubah cara orang berpakaian. Banyak konsumen mencari busana yang nyaman dipakai seharian, namun tetap sopan untuk beribadah atau menerima tamu. Gamis rumahan, koko kasual, dan 
 pakaian
 santai berlengan panjang menjadi pilihan yang relevan.

3. Hampers Non-Makanan

Minat terhadap hampers tetap tinggi, namun tidak semua konsumen ingin mengirim makanan. Sebagian mulai beralih ke hampers non-makanan yang lebih tahan lama dan terasa personal. Paket perlengkapan ibadah, aromaterapi, atau produk rumah tangga sederhana menjadi alternatif yang banyak dilirik.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top